Deskripsi
Benchtop Class N Autoclave 45L ST-B45N
Kapasitas: 45 L
Suhu Sterilisasi: 105–136 ℃
Tekanan Sterilisasi: 0,23 MPa
Fungsi Pengeringan: Ya
Metode Pengisian Air: Tangki air bawaan
Autoklaf benchtop berkapasitas besar dengan desain ringkas yang tidak membutuhkan banyak ruang.
Fitur Benchtop Class N Autoclave 45L ST-B45N
Perlindungan dari Suhu Berlebih
Sistem secara otomatis menghentikan proses pemanasan dan mengaktifkan alarm suara serta indikator visual apabila terjadi suhu berlebih.
Sistem Pengaman Interlock Listrik
Siklus sterilisasi tidak dapat dimulai apabila pintu belum terkunci dengan benar. Sistem juga mencegah pintu dibuka ketika ruang sterilisasi masih bertekanan atau saat terjadi pemutusan daya listrik.
Sistem Pengaman Interlock Suhu Pintu
Untuk mencegah ledakan cairan, pintu tidak dapat dibuka hingga suhu cairan turun ke batas aman, yaitu sekitar 20 ℃ di bawah titik didih lokal.
Perlindungan dari Kekurangan Air
Apabila jumlah air tidak mencukupi, sistem akan secara otomatis menghentikan pemanasan dan mengaktifkan alarm suara serta indikator visual.
Katup Pengaman Tekanan Uap
Katup pengaman akan aktif secara otomatis apabila tekanan di dalam ruang sterilisasi melebihi batas yang telah ditentukan.
Sistem Pengaman Sirkuit Listrik
Dilengkapi perlindungan terhadap arus berlebih dan korsleting untuk meningkatkan keamanan selama pengoperasian.
Sterilisasi Otomatis
Autoklaf secara otomatis menjalankan proses pemanasan, sterilisasi, pembuangan uap, dan pengeringan. Seluruh proses dapat diatur dan dipantau dengan mudah melalui layar sentuh LCD.
Generator Uap Bawaan
Generator uap terintegrasi membantu memastikan media yang disterilkan tetap terlindungi dari kontaminasi selama proses sterilisasi.
Alarm Buzzer
Memberikan sinyal suara apabila terjadi kesalahan pengoperasian dan menandakan bahwa siklus sterilisasi telah selesai.
Penyesuaian Tekanan Atmosfer Otomatis
Memungkinkan alat dipasang dan dioperasikan di daerah dataran tinggi dengan menyesuaikan tekanan atmosfer secara otomatis sesuai kondisi lingkungan.
Dukungan Printer
Tersedia opsi untuk menghubungkan printer guna mencatat proses sterilisasi secara real-time, termasuk catatan kesalahan dan informasi alarm.
Spesifikasi Benchtop Class N Autoclave
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Model | ST-B45N |
| Kapasitas | 45 L |
| Ukuran Eksternal (P×L×T) | 870×600×520 mm |
| Ukuran Ruang Sterilisasi (Ø×T) | Ø316×590 mm |
| Material Ruang Sterilisasi | SUS304 |
| Suhu Sterilisasi | 105–136 ℃ |
| Suhu Desain | 150 ℃ |
| Suhu Kerja Maksimum | 136 ℃ |
| Akurasi Suhu | 0,1 ℃ |
| Keseragaman Suhu | ≤±0,5 ℃ |
| Tekanan Desain | 0,3 MPa |
| Tekanan Sterilisasi | 0,23 MPa |
| Kontrol Suhu | Kontrol PID berbasis mikroprosesor |
| Layar | Layar sentuh LCD |
| Fungsi Pengeringan | Ya |
| Waktu Pengeringan | 15 menit |
| Program Sterilisasi | Program pembalut/kain |
| Program instrumen medis | |
| Program karet | |
| Program cairan | |
| Program DIY | |
| Metode Pengisian Air | Tangki air bawaan |
| Konsumsi Daya | 3,6 kW |
| Catu Daya | 220 V, 50 Hz |
| Rak Sterilisasi Standar | 1 buah rak stainless steel |
| Aksesori Opsional | Printer |
| Berat Bersih | 65 kg |
| Berat Kotor | 120 kg |
| Ukuran Pengiriman (P×L×T) | 1.150×700×700 mm |
Detail Benchtop Class N Autoclave
Struktur Bagian Atas dan Pintu
Bagian atas mesin dilengkapi katup pelepas tekanan keselamatan dan struktur pegangan yang memudahkan proses pemindahan atau transportasi secara manual.
Sistem pengunci pintu dibuat kuat dan tahan lama untuk membantu mencegah kebocoran uap serta meningkatkan kestabilan keseluruhan mesin. Ruang sterilisasi bagian dalam terbuat dari stainless steel yang tahan korosi dan mudah dibersihkan, sehingga memudahkan pengguna saat memasukkan instrumen bedah dan peralatan berbahan kaca.
Cincin penyegel pintu dirancang dengan presisi untuk memastikan ruang sterilisasi tetap tertutup rapat dan aman selama proses sterilisasi.
Struktur Ruang Sterilisasi Bagian Dalam
Ruang sterilisasi bagian dalam dilengkapi baki dan penyangga yang memungkinkan pengguna menempatkan berbagai benda yang akan disterilkan secara fleksibel.
Permukaan ruang sterilisasi menggunakan finishing pemolesan mirror polish yang membantu mengurangi penumpukan residu serta memudahkan proses perawatan dan pembersihan.
Alat ini juga dilengkapi sensor untuk memantau suhu dan tekanan secara real-time guna membantu memastikan efektivitas proses sterilisasi.
Bagian Belakang Mesin
Bagian belakang Benchtop Class N Autoclave memiliki tata letak heatsink, konektor daya, dan saluran pembuangan yang tersusun secara praktis.
Dilengkapi perlindungan terhadap suhu berlebih dan sistem pembuangan uap otomatis untuk meningkatkan keamanan pengoperasian serta membantu memperpanjang masa pakai mesin, sesuai dengan kebutuhan standardisasi penggunaan di lingkungan medis dan laboratorium.
Perbandingan Autoclave Class B vs Class N
Class B Autoclave
Autoklaf Class B menggunakan teknologi pre-vacuum untuk mengeluarkan udara dari ruang sterilisasi melalui beberapa tahap pengosongan udara dan injeksi uap.
Teknologi ini memungkinkan uap menembus bagian dalam berbagai jenis instrumen secara lebih menyeluruh, termasuk instrumen yang dikemas, instrumen berongga, dan peralatan medis dengan struktur kompleks.
Autoklaf Class B cocok digunakan di rumah sakit, klinik gigi, laboratorium biologi, serta lingkungan lain yang membutuhkan tingkat sterilisasi tinggi. Karena memiliki kemampuan sterilisasi yang lebih kuat dan menyeluruh, harga serta biaya pengoperasiannya umumnya lebih tinggi.
Class N Autoclave
Sebaliknya, autoklaf Class N menggunakan metode sterilisasi gravity displacement, yaitu pengeluaran udara dari ruang sterilisasi melalui dorongan uap.
Autoklaf Class N umumnya hanya cocok untuk instrumen padat tanpa kemasan dan tanpa rongga kompleks, seperti pisau bedah dan pinset.
Class N memiliki desain yang lebih sederhana, harga lebih ekonomis, serta pengoperasian yang mudah. Oleh karena itu, alat ini sering digunakan di klinik kecil dan laboratorium umum yang membutuhkan proses sterilisasi instrumen padat.
Berapa Lama Masa Garansi Class N Autoclave?
Unit ini dilengkapi dengan garansi selama 2 tahun.
Komponen utama, seperti elemen pemanas dan sistem kontrol, yang tidak mengalami kerusakan akibat kesalahan manusia akan diperbaiki atau diganti secara gratis selama masa garansi sesuai dengan ketentuan garansi yang berlaku.
Apa Penyebab Kegagalan Sterilisasi?
Beberapa penyebab umum kegagalan proses sterilisasi antara lain:
1. Udara Dingin Tidak Terbuang Sepenuhnya
Sebelum memulai siklus sterilisasi, buka katup pembuangan dan keluarkan udara dingin selama sekitar 3–5 menit. Katup dapat ditutup setelah uap keluar secara terus-menerus.
2. Beban Sterilisasi Terlalu Penuh
Instrumen yang ditumpuk terlalu rapat dapat menghambat penetrasi uap secara merata. Kurangi jumlah beban sterilisasi dan berikan ruang yang cukup agar uap dapat bersirkulasi dengan baik.
3. Suhu atau Waktu Sterilisasi Tidak Mencukupi
Pastikan suhu telah mencapai 121 ℃ sebelum penghitung waktu sterilisasi dimulai. Suhu dan waktu yang tidak mencukupi dapat menyebabkan proses sterilisasi tidak berjalan secara efektif. Baca Juga : Laboratory Testing Equipment & Apparatus










